Retargeting Landing Page: Cara Menangkap Kembali Pengunjung
Pelajari cara menggunakan retargeting untuk membawa pengunjung kembali ke landing page dan meningkatkan konversi.
Oleh Tim Editorial BWB
·

Retargeting Landing Page: Mengembalikan Pengunjung yang Pergi
Hanya 2-3% pengunjung landing page yang convert pada kunjungan pertama. Retargeting adalah strategi untuk membawa pengunjung yang sudah pernah mengunjungi website Anda kembali dengan iklan yang relevan.
Mengapa Retargeting Penting?
- 98% pengunjung tidak convert pada kunjungan pertama
- Retargeting bisa meningkatkan conversion rate 70%
- Biaya retargeting lebih rendah daripada cold traffic
- Retargeting membangun brand recall
- Memungkinkan nurturing bertahap
Jenis Retargeting
1. Pixel-Based Retargeting
- Facebook Pixel
- Google Ads Remarketing Tag
- TikTok Pixel
- LinkedIn Insight Tag
2. List-Based Retargeting
- Upload email list
- Customer list
- Lead list
3. Search Retargeting
- Target pengunjung yang mencari keyword tertentu
Segmentation untuk Retargeting
1. By Behavior
- Pengunjung homepage
- Pengunjung pricing page
- Pengunjung yang add to cart tapi tidak checkout
- Pengunjung yang membaca blog
2. By Time
- Pengunjung 7 hari terakhir
- Pengunjung 30 hari terakhir
- Pengunjung 90 hari terakhir
3. By Engagement
- Pengunjung yang menghabiskan >2 menit
- Pengunjung yang scroll >75%
- Pengunjung yang mengklik CTA
Strategi Retargeting Landing Page
1. Different Message for Different Audience
- Homepage visitors: Introduce product
- Pricing page visitors: Offer discount
- Cart abandoners: Remind dengan free shipping
- Blog readers: Offer lead magnet
2. Sequential Retargeting Step 1: Awareness (educational content) Step 2: Consideration (case study/demo) Step 3: Conversion (offer/discount)
3. Frequency Capping Batasi frekuensi iklan:
- Maksimal 3-5x per hari
- Hindari ad fatigue
- Rotate creative
4. Exclude Converters Jangan retarget pengunjung yang sudah convert. Kecuali untuk upsell/cross-sell.
Landing Page untuk Retargeting
1. Personalized Message "Anda sudah melihat jasa website kami. Dapatkan diskon 20% hari ini."
2. Stronger Offer Berikan offer yang lebih menarik daripada kunjungan pertama:
- Discount
- Bonus
- Free trial extended
3. Social Proof Tampilkan lebih banyak social proof:
- Testimoni
- Case study
- Trust badges
4. Simplified CTA
- "Claim Your Discount"
- "Get Started Now"
- "Limited Time Offer"
Checklist Retargeting
- Pixel terpasang di semua halaman
- Audience segments dibuat
- Custom landing pages untuk retargeting
- Sequential retargeting di-setup
- Frequency capping diatur
- Converters di-exclude
- Creative di-rotate
- A/B testing untuk iklan
- Tracking dan analytics
Kesalahan Umum
- No segmentation - Semua pengunjung di-target sama
- Same message - Tidak mengubah offer
- No frequency cap - Iklan muncul terlalu sering
- Retarget converters - Menargetkan yang sudah beli
- No custom LP - Menggunakan landing page yang sama
Kesimpulan
Retargeting adalah strategi yang powerful untuk meningkatkan conversion rate. Dengan segmentasi yang tepat, message yang personal, dan offer yang menarik, Anda bisa membawa pengunjung kembali dan mengkonversi mereka.